BulanMei 1997 merupakan awal dari era reformasi. Saat itu rakyat Indonesia bersatu untuk menumbangkan rezim tirani Soeharto. Perjuangan reformasi tidak lepas dari peran para pemimpin Islam pada saat itu. Beberapa pemimpin Islam yang turut mendukung reformasi adalah KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ketua Nahdatul Ulama. Digereja pada abad pertengahan, sakramen telah berlipat ganda dan menjadi pusat ibadah dan pengalaman Kristen. Seni dan ritual gereja mendukung penyelewengan itu, yang oleh para Reformator dengan tepat disebut penyembahan berhala. Reformasi kembali ke dua sakramen yang ditetapkan oleh Yesus dan berusaha memahaminya dalam arti alkitabiahnya. Dalamrangka mendukung implementasi UU HKPD tersebut, pada hari Rabu, 16 Juni 2022, dilaksanakan Kemenkeu Corporate University Open Class (KCOC) Reformasi Tata kelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam Undang-Undang HKPD. Webinar yang terselenggara atas kerja sama antara Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan (Pusdiklat KNPK Translationsin context of "REFORMASI YANG LEBIH BESAR" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "REFORMASI YANG LEBIH BESAR" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. Laindaripada yang lain Faktor yang menentukan Mata air di Mekkah Kepala karangan dalam surat kabar Orang yang mendukung reformasi Golongan besar bangsa yang sama asal dan jenisnya Penyedap rasa makanan Ibukota negara Turkmenistan Negara terbesar di benua Afrika Organisasi dengan tujuan penyelidikan ilmiah Penjelajahan lapangan untuk memperoleh pengetahuan Nasi Goreng (Singkatan) Digunakan untuk berkaca Tidak modern Tunai (Inggris) Bisajadi penyebab masalah keuangan di sekolah adalah mental-mental korup yang masih ada di sebagian pengelola. Sulitnya jika sekolah milik sebuah yayasan yang sulit dilakukan perubahan. Namun, jika ingin sekolah maju dan masalah keuangan berakhir, lakukan reformasi secara mental tentang pengelolaan keuangan. Tinggalkan mental korup yang merusak. Menindaklanjutiarahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencanangkan reformasi sistem pendidikan Indonesia melalui kebijakan Merdeka Belajar. Hal ini ditegaskan kembali Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim Jawaban(1 dari 7): Mengapa banyak orang Indonesia yang mendukung militer Myanmar karena Aung San Suu Kyi mendiamkan genosida Rohingya meskipun yang melaksanakan genosida justru militer Myanmar? 1. Karena banyak orang Indonesia tidak tahu jelas duduk perkara masalah geopolitik Rohingya. Suu Kyi berniat melakukan reformasi bertahap, tapi MENTERIKeuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, tema kebijakan fiskal tahun anggaran 2022 ialah Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.Tema itu memberi penekanan terhadap pemantapan pemulihan sosial ekonomi untuk mendukung reformasi struktural yang optimal. Tema tersebut juga dinilai konsisten dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022. Mengingatada banyak orang yang tertindas oleh praktik Gereja, semakin banyak orang pula yang mendukung gagasan Luther ini. Mayoritas pendukung ajaran Luther adalah kaum bangsawan dan petani. Jerman merupakan negara agraris, tetapi petani saat itu merasa sangat tertindas oleh Gereja. Melalui Reformasi ini, para petani berani memberontak. Padasaat perhatian nasional yang ketat terhadap penegakan hukum dan perlombaan, sebuah studi baru menunjukkan bahwa ketakutan berbasis ras memainkan peran dalam dukungan publik Ketakutan Rakyat Akan Memprediksi Bagaimana Mereka Melihat Tentang Reformasi Polisi Aplikasie-office adalah salah satu produk dari e-government yang bertujuam untuk mendukung penerapan reformasi birokrasi, khususnya dalam kegiatan administrasi perkantoran. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas dan efisiensi kegiatan perkantoran yang memanfaatkan aplikasi E-Office, serta mengetahui seberapa besar aplikasi Pengelolaanhutan yang mampu mendukung ketahanan pangan juga dapat menggerakan geliat ekonomi lokal. Sebanyak 10 orang/kelompok menerima penghargaan KALPATARU tahun 2021 atas kepeloporannya memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia. KLHK mendukung upaya mempercepat Reformasi Agraria dengan kerja bersama Reformasigereja yang tercetus pertama kali pada abad ke-16 di Eropa Barat merupakan upaya perbaikan dan pengembaliankepada ajaran-ajaran gereja yang lurus dan benar. Martin Luther merupakan orang yang sangat mendukung terhadap gerakan reformasi gereja. Pada 31 Oktober 1517, Martin Luther dengan penuh keberanian memasang pernyataan mengenai Dalamhal ini orang yang bersangkutan harus berani dan dia harus memiliki kendali yang cukup atas seluruh sistem administrasi. Akhirnya, kami berpandangan bahwa adalah tugas otoritas untuk menciptakan suasana yang mendukung proposal reformasi sehingga masyarakat umum dapat menerimanya dengan mudah. Sumber : https://www.yourarticlelibrary Vh03M. NilaiJawabanSoal/Petunjuk REFORMIS Orang yang mendukung reformasi KEBERHASILAN Perihal keadaan berhasil restu dari orang tua sangat mendukung ~ anaknya; LOYALIS Pengikut atau pendukung pemerintah yang setia; orang yang setia mengikuti dan mendukung pemerintah PENYOKONG 1 tiang dsb yang digunakan sebagai penunjang penyangga, penopang pohon dsb supaya tidak roboh rebah ~ pohon itu dibuat dari bambu; 2 orang yang mendukung KONTEKS Bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan makna MELAHIRKAN 1 mengeluarkan perasaan, pendapat, pikiran, dsb di zaman reformasi orang bebas ~ pendapat; 2 mengeluarkan anak dari kandungan; beroleh anak; ber... LAHIR ...n -; yang - menunjukkan yang batin, pb kelakuan orang menunjukkan tabiatnya atau perasaan hatinya; - batin ki dengan segenap hati; dengan setulus h... PUSAT ... listrik di kantor karena kantor - sudah tutup; 5 orang yang membawakan berbagai bagian; orang yang menjadi pumpunan dari bagian-bagian; - data organi... PRO Mendukung NARA Orang HIE Orang OKNUM Orang, perseorangan dengan arti yang kurang baik RAMAI Pantai tempat orang NAPI Orang Yang Di Penjara ULAMA Orang Yang Memiliki Ilmu Agama Islam USTADZ Orang Yang Memiliki Ilmu Agama Islam BULE Orang kulit putih ORTU Orang tua ALIM Orang Saleh ELITE Kelompok orang-orang terpandang ELIT Sekelompok Kecil Orang Orang Yang Berkuasa TOKOH Orang Yang Terkemuka Atau Kenamaan ABDI Orang Bawahan DUAFA Orang-Orang Lemah UMUM Untuk orang banyak Gedung utama Mabes Polri istimewa/ Reformis mengandung pengertian orang yang menganjurkan reformasi atau orang yang mendukung reformasi. Adapun reformasi merupakan perubahan secara drastis untuk perbaikan bidang sosial, politik, atau agama dalam suatu masyarakat atau negara. Maka, istilah reformis yang dilekatkan oleh Kapolri dalam kata polisi reformis, kira-kira dapat ditafsir sebagai polisi yang mendukung reformasi di institusi kepolisi secara sempit, dan secara umum berarti mendukung reformasi di bidang hukum mengingat institusi Polri sebagai salah satu lembaga penegak hukum. Polri telah memiliki Grand Strategy 2005-2025 yang memperkenalkan tiga tahapan perubahan, mencakup pemulihan kepercayaan publik 2005-2010, pengembangan mitra kerja 20110-2015, dan periode 2016-2025 sebagai pencapaian institusi yang unggul. Jenderal Tito Karnavian menjabat sebagai Kapolri bersamaan dengan implementasi target pencapaian Polri sebagai institusi yang unggul. Tentu upaya yang dimulai tidak serta merta dimulai dari rencana pencapaian tahap akhir ini, karena keberlanjutan pencapaian reformasi sebelumnya belum seutuhnya sempurna. Berdasarkan visi perubahan tersebut, Polri mulai melakukan reformasi yang mencakup reformasi struktural, instrumental, dan kultural. Sejauh ini perubahan struktural dan instrumental relatif berlangsung dengan baik, akan tetapi perubahan kultural masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan. Demikian pula perubahan dalam kelembagaan dan budaya Polri yang belum menyentuh akar “konservatisme” budaya yang sulit untuk berubah. Padahal, dengan dilahirkannya berbagai regulasi dan peraturan baru untuk internal organisasi Polri seharusnya mendorong proses perubahan budaya Polri Backer, 2009. Meskipun perubahan budaya tidak mudah dan membutuhkan waktu yang relatif lama Kadarmanta, 2007. Konteks reformasi kepolisian yang kemudian digaungkan kembali oleh Kapolri Tito Karnavian saat ini memiliki arti yang krusial, terkait dengan pencapaian reformasi kepolisian. Hal ini juga sejalan dengan target pemerintahan Joko Widodo yang mengeluarkan Paket Kebijakan Reformasi Hukum secara berkala sejak kuartal ketiga 2016. Indikator reformasi hukum secara substansi adalah memantapkan bahwa seluruh warga negara memiliki status sama di hadapan hukum. Hukum tidak pandang bulu, namun kondisi ini direfleksikan dengan bagaimana masyarakat dapat berinteraksi secara baik dengan berbagai institusi hukum. Polri sebagai lembaga penegak hukum, dalam sudut pandang ini dituntut menjadi aktor yang membangun kesadaran hukum di masyarakat. Bukan berarti mengantarkan segala perkara hukum ke hadapan pengadilan, tetapi lebih jauh dari itu adalah cipta kondisi tertib sehingga tidak berkembang menjadi masalah hukum. Namun seringkali, budaya pekerjaan okupasional kepolisian dipandang memiliki karakteristik berbeda dengan profesi lainnya. Petugas polisi diandaikan selalu bekerja dalam situasi berbahaya untuk memerangi kriminalitas dan tindakan-tindakan melawan hukum Skolnick, 1966; Bittner, 1967; Rubenstein, 1973. Oleh karena itu pekerjaan polisi membentuk sikap dan norma perilaku yang berbeda dengan profesi lain. Dalam konteks penyimpangan, perbedaan karakteristik itu pula yang seringkali diambil sebagai penjelasan terhadap berbagai perilaku menyimpang petugas polisi di lapangan Chan, 1997. Paradigma memerangi kejahatan fight againts crime masih banyak melekat di tubuh kepolisian. Padahal pemolisian yang baik memiliki tren ke arah pencegahan daripada penindakan. Lihat kembali kajian The Role and Responsibilities of the Police menjelaskan kinerja kepolisian di Inggris berdasarkan tuntutan keamanan properti. Dua kajian lain yang diulas pada pendahuluan juga menekankan adanya pergeseran peran pemolisian dari penindakan ke arah pencegahan. Istilah pencegahan dalam pemolisian di Indonesia berkenaan dengan menjaga ketertiban masyarakat dan perlindungan serta pengayoman masyarakat, kedua fungsi ini telah terinternalisasi dalam fungsi kepolisian. Namun, fungsi penegakkan hukum selama ini banyak dirasa jauh lebih mentereng dibandingkan kedua fungsi lainnya. Polisi reformis pada akhirnya merupakan suatu harapan bahwa reformasi di bidang hukum harus mencapai fase kembalinya kepercayaan publik. Hal ini sebagaimana disampaikan Jenderal Tito Karnavian dalam ceramah Sespimti Polri Dikreg Ke-25 2016 dan Pasis Sespimmen Polri Dikreg ke-56 2016. Indikator ini merupakan suatu turunan dari nilai-nilai demokrasi yang dianut sejak adanya reformasi 1998. Berikut kutipan ceramah Kapolri tersebut. Public trust is the matter nowadays, kepercayaan menjadi kunci saat ini. Semua unsur TNI Polri harus melayani masyarakat karena kekuasan berada di tangan rakyat. Penempatan polisi reformis pada jabatan strategis pada akhirnya merupakan suatu bentuk pemantapan kepemimpinan reformis yang berada di tubuh Polri. Reformasi kepemimpinan sudah dimulai dengan menempatkan Kapolri pada masa pemerintahan Joko Widodo, dengan menempatkan sosok Perwira Polisi muda, yakni Tito Karnavian, yang melewati empat angkatan dari pendahulunya. Konteks demokrasi telah menunjukkan bahwa perubahan yang cepat dapat berlaku. Pemilihan pimpinan dapat dilakukan secara objektif melalui sistem meritokrasi. [] O Instituto Nacional de Estatística INE divulgou um conjunto de novos dados provisórios relativos tanto à variação média do Índice de preços no Consumidor como à esperança média de vida. Eestes indicadores servem como base para as condições de acesso às reformas, assim como para os valores que são atribuídos. Nesse sentido, é fundamental que perceba desde já exatamente tudo aquilo que deve esperar no próximo ano e em 2021. As pensões mais baixas deverão subir já em Janeiro De acordo com a estimativa rápida divulgada pelo INE, as pensões mais baixas deverão ter um aumento de Este valor é calculado em função da inflação e do crescimento do PIB que se espera em 2019. Mas não são apenas as pensões mais baixas que irão registar um aumento. Para as pensões entre 877,6 euros duas vezes o indexante dos Apoios Sociais e euros seis vezes o Indexante dos Apoios Sociais a subida deverá ser de 0,24%. De resto, para as pensões acima dos euros, os aumentos serão calculados de acordo com a inflação que se registe nos últimos doze meses, subtraída de 0,25 pontos percentuais. O Executivo de António Costa poderá ainda decretar uma subida extraordinária destes valores, tal como aconteceu nos últimos anos. Não estando ainda, no entanto, nada anunciado nesse sentido. Pensões antecipadas sofrem um maior corte em 2020 Más notícias para todos os que desejam declarar a sua reforma antecipada no próximo ano. O valor destas pensões será alvo de um corte de 15,2%, justificada pelo fator de sustentabilidade. O agravamento desta penalização é fruto do aumento da esperança média de vida aos 65 anos, que segundo os dados do INE sobe para 19,61 anos. Importa referir que os beneficiários que decidam antecipar a sua reforma aos 60 anos de idade e que contem com pelo menos 48 anos de descontos, estão isentos deste corte. Assim como os portugueses que escolham pedir esta reforma aos 60, contem com 46 anos de contribuições e tenham iniciado a sua carreira aos 16 anos ou menos. Não estando totalmente isentos de cortes, os beneficiários que aos 60 anos de idade e 40 de descontos peçam a antecipação da reforma, estão desde Outubro deste ano isentos do fator de sustentabilidade. As suas pensões serão assim apenas alvo de um corte de 0,5% por cada mês antecipado face à idade da reforma. Em 2021 a idade da reforma sobe para os 66 anos e seis meses Os dados divulgados pelo Instituo Nacional de Estatística relativos à evolução da esperança média de vida permitem ainda calcular que a idade normal de acesso à reforma se irá passar a situar nos 66 anos e seis meses. A idade da reforma volta assim a aumentar. Depois de em 2019 e 2020 se ter definido nos 66 anos e cinco meses, vai agora sofrer um aumento de mais um mês em 2021. Isto acontece devido ao aumento em 2019 da esperança média de vida aos 65 que se prevê de 19,61 anos, quando comparado com o registado em 2018 19,49. Desde 2014 que a lei decreta que a idade de acesso à reforma deve ser anualmente atualizada tendo em conta os ganhos na esperança média de vida aos 65 anos. Esta idade de acesso pode, no entanto, ser diferente para alguns beneficiários. No âmbito do novo regime de flexibilização da idade de pensão de velhice, foi criado um novo conceito pessoal de reforma que prevê um desconto de quatro meses em relação à idade normal de acesso por cada ano de descontos que o trabalhador tiver acima dos 40. Anis MattaJakarta, – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Gelora Indonesia Anis Matta mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah dalam sejarah perjalanan reformasi yang telah berjalan selama 24 tahun belum selesai dan tidak sesuai dengan memunculkan rasa penyesalan dari para pelaku sejarah reformasi atau tokoh reformasi seperti Budiman Sujatmiko dan Fahri Hamzah, yang telah menumbangkan rezim Orde Baru dan melahirkan beberapa presiden. Namun, perubahan yang mereka ciptakan, ternyata tidak bisa dikontrol dan dikendalikan sesudahnya, oleh mereka sendiri.“Saya kira, saya telah berhasil membuat tokoh reformasi ini menyampaikan penyesalannya dengan baik. Yang mereka sesali adalah satu hal yang sama, bahwa reformasi belum selesai,” kata Anis Matta, Kamis 26/5/2022.Anis Matta meminta Budiman Sujatmiko dan Fahri Hamzah yang hadir dalam diskusi tersebut, untuk curhat dengan mimpi mereka sebagai seorang aktivis yang belum terealisasi atau belum menjadi kenyataan selama hampir seperempat abad reformasi.“Saya ingin sedikit meminta komentar mereka berdua yang bisa personal, khususnya Mas Budiman Sujatmiko dan Bung Fahri. Kira-kira apa yang Anda sesali, mimpi apa sebagai aktivis yang belum terealisasi dalam waktu 24 tahun reformasi ini,? tanya Anis Matta kepada mereka Anis Matta, Budiman Sujatmiko dan Fahri Hamzah memiliki satu kesamaan, yakni tidak memiliki ambisi kekuasaan. Sehingga perubahan yang mereka ciptakan, perjalanan sejarahnya tidak bisa mereka kontrol sesudahnya. “Itu menyebabkan perubahan yang mereka ciptakan tidak bisa mereka kontrol. Jalannya sejarah sesudahnya tidak seperti yang ada dalam rencana mereka. Sehingga banyak pekerjaan rumah yang belum selesai,” itu, Anis Matta berharap agar para calon presiden capres yang akan maju pada Pemilihan Presiden Pilpres 2024 berasal dari tokoh-tokoh reformasi agar agenda pekerjaan rumah reformasi bisa dituntaskan. “Bisakah kita berharap, bahwa tahun depan itu sekaligus para capres yang akan maju untuk Pemilu 24 itu datangnya dari tokoh-tokoh reformasi, untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum selesai,” ujar Anis Matta. Sebab, cita-cita reformasi pada dasarnya adalah pintu gerbang untuk menciptakan kesejahteraan, bukan hanya demokrasi saja, meskipun kedua-duanya bisa berdiri sendiri.“Tapi mimpi reformasi pada mulanya adalah menciptakan satu sintesa di mana demokrasi dan kesejahteraan bisa bertemu pada suatu titik dalam perjalanan sejarah kita,” katanya. Hal itu seperti yang terjadi pada sintesa Orde Lama Orla dan Orde Baru Orba. Orla dikatakan memiliki kebebasan, tapi tidak ada kesejahteraan, sementara saat Orba ada kesejahteraan, tapi tidak ada kebebasan.“Makanya saya membuat perumpamaan, Indonesia itu seperti burung. Dia disebut burung, kalau dia bisa terbang dan berkicau. Tapi kalau kalau dia lapar, dia tidak bisa terbang dan bisa berkicau saja, itu namanya burung dalam sangkar. Itu ada lagunya,” kata Anis Matta sambil lanjut Anis Matta, itu seperti burung yang sudah bisa terbang, tapi tidak terlalu lapar, sehingga terbangnya rendah, tidak begitu tinggi, padahal langitnya sangat tinggi. “Jadi lahirnya Partai Gelora sebenarnya, karena cita-cita reformasi yang ingin menjadikan Indonesia terbang tinggi. Sekarang sudah terbang, tapi terbangnya tidak terlalu tinggi, sementara langit Indonesia ini terlalu tinggi,” Umum Partai Gelora ini berharap agar para aktivis reformasi bisa mencari ilham dari kisah Nabi Yusuf, yang menafsirkan mimpi Raja Mesir. “Bahwa Nabi Yusuf meramalkan akan ada krisis yang terjadi di Mesir seperti yang dimimpikan oleh Raja Mesir. Dia tahu bagaimana mengatasi krisis, tapi beliau meminta dijadikan penguasa dan sebagai bendahara keuangan negara agar bisa mengambil alih situasi krisis,” yang terkandung dari kisah tersebut, adalah para aktivis reformasi harus terjun untuk mengejar kekuasaan agar bisa melakukan perubahan dan menuntaskan agenda reformasi yang belum selesai, tidak sekedar mengedepankan intelektualitas.“Kita harus pertemukan semangat perubahan yang ada pada para aktivis intelektual ini, dengan semangat pengambil-alihan situasi krisis tersebut. Syahwat kekuasaan mereka saat ini kecil, sehingga tidak bisa mengendalikan jalannya sejarah reformasi,” hal ini, Politisi dan Aktivis Demokrasi Budiman Sudjatmiko menegaskan, bahwa dirinya tidak memiliki ambisi untuk mengejar kekuasaan di eksekutif. Ia mengaku sudah puas menjadi Anggota DPR di lembaga legislatif.“Kalau ada yang saya sesali selama 24 tahun reformasi ini, karena secara pribadi, saya tidak punya ambisi perebutan kekuasaan atau kekuasaan eksekutif. Itu saya sadari, hanya puas di legislatif,” kata Budiman Anggota DPR dari PDIP mengatakan, penyesalan itu baru dia sadari sekarang ini, setelah 24 tahun reformasi, ternyata banyak agenda yang belum selesai dan tidak seusai dengan harapan seperti yang dicita-citakan reformasi. “Jadi setelah 24 tahun reformasi, kita akan lebih menyesal lagi dari apa yang tidak bisa kita lakukan sekarang. Sehingga perlu dorongan lebih kuat lagi supaya jelang 25 tahun reformasi, Indonesia punya lompatan yang lebih jauh lagi dalam pencapaian,” memimpin lompatan tersebut, kata Budiman, harus dipimpin oleh orang-orang yang dulu berjuang pada tahun 1998.“Sekarang bangsa Indonesia jelang 25 tahun hidup di sistem demokrasi. Kira-kira ada tidak, lompatan kualitatif yang bisa kita dorong lebih kencang lagi?” ucapnya. Ia menyadari bahwa Indonesia saat ini, banyak kemajuan, tapi kamajuannya masih belum signifikan.“Rasanya bisa digas, digas lagi deh, dan rasa-rasanya untuk bisa ngegas jalannya reformasi ini, syarat utama adalah seharusnya orang seperti teman aktivis 1998 untuk jadi garda depan untuk ngegas. Agar bisa keluar dari quarter life crisis kehidupan 24 tahun Idonesia pasca reformasi,” melihat kondisi saat ini, Budiman merasa adanya suatu energi, tujuan, dan semangat bersama yang sama seperti pada tahun 1998. Namun yang berbeda dari 24 tahun lalu adalah cakupan dari isi dan konten.“Menuju lompatan yang lebih jauh ini merupakan pekerjaan rumah tangga untuk satu tahun ke depan agar kelak saat 25 tahun usia reformasi, Indonesia sudah bisa mendapat skor yang jauh lebih positif lagi,” Sudjatmiko mengatakan narasi besar yang dirasa cocok dengan semangat zaman sekarang ini adalah narasi kemajuan.“Kalau tahun 98 itu adalah narasi kebebasan, kemudian setelah kebebasan saya ingin mendorong narasi kesetaraan dan keadilaan. Sekarang kita harus mendorong narasi kemajuan,” Wakil Ketua DPR Periode 2004-2019 Fahri Hamzah mengatakan, ia tidak terlalu memusingkan rasa penyesalan secara personal terhadap agenda reformasi yang belum selesai. “Kita nggak boleh mengambil itu terlalu personal, tapi hanya sebagai sebuah kritik. Kita memang tidak memiliki sebuah desain tentang reformasi, tapi tahu-tahu mendadak kita masuk dalam revolusi perubahan itu,” kata Fahri Hamzah. Reformasi ketika itu, kata Fahri Hamzah, hanya dibaca sebagai ekspresi rasa kebosanan dari rezim Soeharto yang telah berkuasa selama lebih dari 30 tahun, yang menginginkan kebebasan dan kemapanan. “Nafasnya zaman itu, orang sudah bosan, makanya ketika Soeharto mengundurkan diri, rakyat pesta, banyak yang potong ayam dan sapi, begitulah ekspresinya. Tidak punya ide atau gagasan,” ungkap Fahri ekspresi kebosanan ini, bisa sangat berbahaya bagi sistem ketatenagaran dan perpolitikan kita, apabila tidak diatur secara tegas. Rakyat bisa menjatuhkan Presidennya sewaktu-waktu jika sudah bosan, sehingga ketika reformasi masalah pembatasan jabatan Presiden diatur. “Kalau masa jabatan Presiden tidak dibatasi, ketika kebosanan rakyat ini datang tiba-tiba itu yang berbahaya. Kalau orang sudah bosan pokoknya, susah dilawan. Itulah problem kita, karena kita tidak punya narasi,” itu, Fahri Hamzah mengkritik mantan aktivis reformasi yang kini menjadi Anggota DPR dari PDIP Adian Yunus Yusak Napitupulu, yang menolak BJ Habibie sebagai Presiden menggantikan Soehato, karena dianggap kaki tangan Soeharto dan Orba. “Saya dulu bentrok dengan temen-temennya mas Budiman Sudjatmiko, termasuk Mas Adian Napitupulu. Kenapa BJ Habibie ketika jadi Presiden, teman-teman mahasiswa tidak mengambil sedikit momen untuk membaca sejarah bahwa BJ Habibie ini, manusia yang lain. Dia datang membawa gagasan lain dalam negara, meskipun dia berada dibawah kekuasan Orde Baru. Dia ini orang Jerman, punya pikiran Eropa tentang konsep demokrasi,” ini, menurut Fahri, memiliki pespektif lain dalam berbangsa dan bernegara. Ia justru disalahkan gara-gara membela Habibie, padahal dia melihat Presiden RI ke-3 itu, memiliki konsep arsitektur bangunan sistem perpolitikan dan demokrasi di Indonesia. “Jadi sebagai bangsa kita punya problem itu. Kita selalu lebih tertarik kepada orang, daripada pada gagasannya. Habibie dianggap dari bagian dari Soeharto yang harus diturunkan dan dihancurkan,” yang telah berjalan 24 tahun ini, menurutnya, tidak memiliki bangunan arsitektur dari perubahannya, hanya sekedar mengakomodasi tuntutan mahasiswa seperti amandemen konstitusi, penghapusan Dwifungsi ABRI dan Otonomi Daerah. “Setelah 24 tahun reformasi, kalau kita mau mengevaluasi, maka bangunan pemerintahan itu harus memiliki fondasi dan narasi yang kuat agar bisa dipertahankan,” katanya. Sebab, gagasan yang diletakkan sebagai fondasi bangunan yang solid akan memelihara kebebasan dari sistem tersebut. “Makanya kita tidak punya masalah dengan para pemimpin, termasuk dengan Pak Jokowi Presiden Joko Widodo karena sudah dipilih rakyat, ya harus diterima, Ketua Umum Partai Gelora ini mengkritik Presiden Jokowi, karena Presiden dinilai ingin mengembangkan narasi kemajuan dengan mencontoh negara totaliter seperti China, bukan negara demokrasi.“Kita menginginkan antara demokrasi dan kesejahteraan harus jalan bersama-sama,” adalah penyerdehanaan pola keterpilihan pemimpin politik, jauh dari rekayasa politik. Karena saat ini, lanjutnya, muncul begitu banyak pemimpin yang didukung oligarki dan uang, padahal tidak memiliki kapasitas sebagai pemimpin.“Tiba-tiba balihonya muncul di mana-mana, karena dia punya uang, ini tidak fair. Sistem kita masih memfasilitasi kemewahan uang ini untuk memimpin, bukan kemewahan gagasan. Kalau orang seperti Mas Budiman Sujadmiko menjadi Presiden saya rela, tapi ini karena dia sekolah di luar negeri, punya uang banyak, menggunakan faslitas negara untuk populer, kita tolak karena orang seperti ini tidak punya gagasan,” Ketua Umum Nasional Pemuda Indonesia KNPI Muhammad Ryano Panjaitan meminta agar para aktivis reformasi tidak terjebak pada rasa penyesalan, karena akan membawa dampak pafa generasi berikutnya. “Kita tidak perlu terjebak di dalam penyesalan, tapi kita perlu mengawasi kinerja pemerintahan agar kebijakan-kebijakan yang dilahirkan sesuai amanat reformasi,” kata Ryano berharap semua pihak tidak berorientasi hanya kepada kekuasaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun juga harus mendukung program-program investasi dan enterpreneur. “Jadi narasi baru kita, adalah menciptakan aktivis enterpreneur yang jiwa kemandirian jiwa, kreativitas dan inovatif. Negara dikatakan maju, karena memiliki banyak entrepeneur, dan pemerintah perlu menggalakkan program enterpreuner ini,” Luki HerdianEditor Pahala Simanjuntak

orang yang mendukung reformasi